Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Negeri Para Roh Karya Rosi L. Simamora

 berpenumpang lima kru suatu stasiun televisi berangkat dari Agats menuju Timika Negeri Para Roh karya Rosi L. Simamora
Pada tanggal 6 Juni 2006, longboat  berpenumpang lima kru suatu stasiun televisi berangkat dari Agats menuju Timika. Mereka yakni Senna, Totopras, Sambudi, Bagus, dan Hara.

Belum lagi tengah hari, bahari sekonyong mengganas dan longboat terbalik. Berbekal dry box berskala lima puluh sentimeter persegi, empat dari mereka mesti bertahan di tengah amukan Laut Arafuru. Yang seorang lagi terpisah bareng tiga awak perahu, terseret arus ke arah berlawanan.

Negeri Para Roh yakni dongeng wacana kelima kru itu. Di negeri itu mereka belajar mengenal insan Asmat dan relung-relung ritualnya yang purba. Mereka juga melihat bagaimana roh-roh leluhur dihormati dan sekaligus ditakuti, terus dikenang dalam patung-patung ukiran, tetapi juga dibujuk pergi dan dikirim ke dunia abadi di balik kawasan matahari terbenam.

Bukan itu saja. Di Negeri Para Roh itu pula Senna alhasil belajar melepaskan, Totopras mengalami Tuhan, Sambudi menjajal merekatkan kembali dirinya yang retak, dan Bagus memperoleh keberanian untuk menyatakan cintanya. Dan Hara? Ia mendapatkan dirinya sendiri.

Namun. Selamatkah mereka?

Detail Buku:

Judul: Negeri Para Roh
Penulis: Rosi L. Simamora
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2015
ISBN: 978-602-03-2113-4
Page: 292
Besar file: 5,99Mb
Baca-Download: Google Drive
Review: Goodreads
Harga: Rp.59.000,- Gramedia